Pada suatu hari , di desa pelangi hiduplah seekor kura-kura yang bernama Kuro. Kuro sangat disukai teman-temanya , kecuali Kelon si kelinci . Kelon tidak menyukai Kuro karena Kuro jalannya lambat . "Hah , dasar Kuro ! lambat sekali dia ! " kata Kelon saat melihat Kuro yang sedang berjalan menuju rumah owly temanya .
Suatu ketika , desa Pelangi mengadakan berbagai macam perlombaan . Kuro , Kelon dan teman-temannya mengikuti beberapa perlombaan itu. Setelah mereka mengikuti pelombaan, ternyata Kelon mendapatkan juara 1 lomba lari, Kelon tentu didatangi temen-temannya. Kemudian Kuro datang dan meminta berfoto dengannya.
"Hey Kuro, aku mau besok kita lomba lari !" kata Kelon. Kuro terdiam sejenak, "hmm, ok!". Astaga, masak si kura-kura lambat itu menerimanya. Hah, nggak bakalan bisa lah!". Setalah itu Kuro, Kelon dan teman-temannya pulang ke rumah masing-masing.
Keesokan harinya, anak-anak di desa Pelangi berkumpul di tempat yang sudah ditentukan untuk perlombaan lari antara Kuro dan Kelon. Setibanya disana Kuro sudah ditunggu oleh temen-temennya. Miuw-Miuw si kucing, Muudi si sapi, Owly si burung hantu, Bridy si burung kecil dan Bery si beruang, mereka semua adalah sahabat-sahabat Kuro. Kelon dengan sombongnya mem- banggakan kecepatannya dalam berlari. Dengan lantang dia berkata, "Aku pasti menang, tidak ada yang bisa mengalahkanku, aku pasti sang juara!".
Tak lama kemudian lomba segera dimulai. Kuro dan Kelon sudah bersiap-siap digaris START. Muudi sudah menyiapkan bendera yang akan dipakai untuk dikibarkan sebagai tanda dimulainya perlombaan. Dengan menghitung munndur "3,2,1" ia segera mengibaskan benderanya dan "Muuuuullllaaaaaiiiii!" teriak Muudi. Dengan cepat Kelon berlari dari Kuro. Meskipun Kuro sudah berusaha berlari secepat mungkin, tetapi tetap saja Kuro tidak bisa mengejar Kelon. Sesampainya ditengah perjalanan Kelon memperlambat larinya. Disekitar itu banyak terdapat pohon yang rindang. Kemudian, Kelon duduk dibawah salah satu pohon rindang, ia berpikir " aku akan istirahat disini dahulu, aku yakin Kuro masih sangat jauh". Karena pohon yang sangat rindang dan udaranya yang sejuk dengan angin yang semilir akhirnya Kelon tertidur dengan pulas.
Tidak lama kemudian muncullah Kuro. Kuro masih tetap bersemangat berlari, dan ternyata ia hampir mendekati garis FINISH. Tiba-tiba Kelon terbangun, Kelon sangat terkejut ternyata Kuro sudah berada jauh di depan mendekati garis finish. " Haaaaah........... gawat, Kuro sudah berada di depan sana ! Waaah..... harus segera menyusulnya !" kata Kelon. Secepat kilat Kelon berlari menyusul Kuro, tetapi tidak bisa karena jaraknya sudah terlalu jauh. Akhirnya Kuro mencapai garis finish lebih dulu da menjadi pemenangnya. Kulon kecewa dan menyesali kekalahannya, dan segera meminta maaf kepada Kuro atas kesombongannya.
